Hidup, Amal & Akhir HayatKu Untuk ALLAH s.w.t.

RENUNGILAH... HARGAILAH SEBUAH PERSAHABATAN KERANA DISEBALIKNYA TERSIMPUL SEGALA-GALANYA… Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan. (Dale Carnagie)

Saturday, March 11, 2006

..:: TATOO In ISLAM ::..

Is it haram for Muslims to tattoo their bodies?“
Islam denounces excesses in beautifying oneself when it alters the physical features that Allah created him with. The Glorious Qur'an considers such alterations as inspired by Satan, who "...will command them (his devotees) to change what Allah has created...” (An-Nisaa': 119)
Tattooing is one of those excesses. The Messenger of Allah, peace and blessings be upon him, is reported to have cursed the tattooer and the tattooed. (Reported by Muslim)
Tattooing permanently disfigures the face and other parts of the body with colored pigment and repulsive designs. Some people are in the habit of tattooing large areas of their bodies. People of certain religious sects tattoo pictures of their deities or religious rituals on their hands and chests. The pain and agony that the person experiences from the needles piercing skin add to these images. Because of all of this, both the tattooer and the one who is tattooed have been cursed.”

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home


Tips, educate child, teenagers, adults in daily lifestyles.



My blog is worth $0.00.
How much is your blog worth?


HACKER SAFE certified sites prevent over 99.9% of hacker crime.
 
..:: LARANGAN BERSEMBAHYANG DALAM KEADAAN MABUK DAN JUNUB ::..
"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu hampiri sembahyang (mengerjakannya) sedang kamu dalam keadaan mabuk, hingga kamu sedar dan mengetahui akan apa yang kamu katakan dan janganlah pula (hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan Junub (berhadas besar) kecuali kamu hendak melintas sahaja hingga kamu mandi bersuci dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau salah seorang di antara kamu datang dari tempat buang air atau kamu bersentuh dengan perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air (untuk mandi atau berwuduk), maka hendaklah kamu bertayamum dengan tanah (debu) yang suci, iaitu sapukanlah ke muka kamu dan kedua tangan kamu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf, lagi Maha Pengampun."[Maksud Firman Allah Taala Surah An-Nisa' :43]