Hidup, Amal & Akhir HayatKu Untuk ALLAH s.w.t.

RENUNGILAH... HARGAILAH SEBUAH PERSAHABATAN KERANA DISEBALIKNYA TERSIMPUL SEGALA-GALANYA… Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan. (Dale Carnagie)

Thursday, May 11, 2006

..:: Tak ada alasan "Tak Beribadah" ::..

Allah menolak empat alasan manusia yang lalai dalam melakukan ibadah dengan mengemukakan Empat Nabi sebagai contoh dan alasan tandingan.
Seorang kaya-raya membawa alasan bahwa karena pengurusan kekayaannya telah menghalangi ia melakukan ibadah.
Berfirman Allah kepadanya : "Engkau tidak lebih kaya dari Sulaiman yang tidak terhalangi oleh kekayaannya dari beribadah kepada-Ku" Seorang hamba sahaya membawa alasan bahwa karena melayani majikan telah terhalangi ia melakukan ibadah.
Berfirman Allah kepadanya: "Engkau tidak lebih sengsara dari Yusuf yang dibuang, dijual, dan dipenjarakan tetapi tidak terhalangi beribadah kepada-Ku"
Seorang fakir-miskin membawa alasan bahwa karena kemiskinannya ia tidak dapat sempurna beribadah.
Allah berfirman kepadanya : "Engkau tidak lebih miskin dari Isa yang memakan dedaunan, minum air hujan tetapi tidak terhalangi beribadah kepada-Ku.
Seorang yang sakit membawa alasan bahwa karena derita sakitnya Ia tidak dapat sempurna beribadah.
Allah berfirman kepadanya : "Engkau sakit tidak lebih parah dari Ayub yang membusuk kulitnya, hidup sendiri terlunta tetapi tidak terputus ibadahnya kepada-Ku.
Maka tak ada sesuatu alasan berlaku dihadapan Allah Kelak di hari Kiamat.

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home


Tips, educate child, teenagers, adults in daily lifestyles.



My blog is worth $0.00.
How much is your blog worth?


HACKER SAFE certified sites prevent over 99.9% of hacker crime.
 
..:: LARANGAN BERSEMBAHYANG DALAM KEADAAN MABUK DAN JUNUB ::..
"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu hampiri sembahyang (mengerjakannya) sedang kamu dalam keadaan mabuk, hingga kamu sedar dan mengetahui akan apa yang kamu katakan dan janganlah pula (hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan Junub (berhadas besar) kecuali kamu hendak melintas sahaja hingga kamu mandi bersuci dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau salah seorang di antara kamu datang dari tempat buang air atau kamu bersentuh dengan perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air (untuk mandi atau berwuduk), maka hendaklah kamu bertayamum dengan tanah (debu) yang suci, iaitu sapukanlah ke muka kamu dan kedua tangan kamu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf, lagi Maha Pengampun."[Maksud Firman Allah Taala Surah An-Nisa' :43]