Hidup, Amal & Akhir HayatKu Untuk ALLAH s.w.t.

RENUNGILAH... HARGAILAH SEBUAH PERSAHABATAN KERANA DISEBALIKNYA TERSIMPUL SEGALA-GALANYA… Satu-satunya cara agar kita memperolehi kasih sayang, ialah jangan menuntut agar kita dicintai, tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan. (Dale Carnagie)

Saturday, February 04, 2006

..:: 10 Sifat Peribadi Yang Disukai ::..

1. KETULUSAN
Ketulusan menempati peringkat pertama sebagai sifat yang paling disukai oleh semua orang. Ketulusan membuat orang lain merasa aman dan dihargai kerana yakin tidak akan dipermainkan atau ditipu. Orang yang tulus selalu mengatakan kebenaran, tidak suka mengada-ada, pura-pura mencari alasan atau memutarbelitkan fakta. Prinsipnya Ya di atas Ya dan Tidak di atas Tidak. Tentu akan lebih ideal bila ketulusan yang selembut itu diimbangi dengan kecerdikan. Dengan begitu ketulusan tidak menjadi sesuatu yang dapat merugikan diri sendiri.
2. RENDAH HATI
Berbeza dengan rendah diri yang merupakan kelemahan, kerendahan hatijusteru mengungkapkan kekuatan. Hanya orang yang kuat jiwanya yang dapat bersikap rendah hati. Ia seperti padi yang semakin berisi semakin menunduk. Orang yang rendah hati dapat mengakui dan menghargai keunggulan orang lain.
3. KESETIAAN
Kesetiaan sangat tinggi harganya. Orang yang setia akan selalu dipercayai. Dia selalu menepati janjinya mempunyai komitmen yang kuat rela berkorban dan tidak suka berkhianat.
4. POSITIVE THINKING
Orang yang bersikap positif selalu berusaha melihat segala sesuatu dari kacamata positif sekalipun dalam situasi yang buruk. Dia lebihsuka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain, lebih sukabicara mengenai harapan daripada keputusasaan, lebih suka mencari solusi daripada frustasi, lebih suka memuji daripada mengecam dan menghina.
5. CERIA
Kerana tidak semua orang selalu ceria, maka keceriaan tidak harus diertikan dan dilihat pada wajah atau tubuh, tapi sikap dalam hati. Orang yang ceria adalah orang yang dapat menikmati hidup, tidak suka mengeluh dan selalu berusaha meraih kegembiraan. Dia mempunyai potensi untuk menghibur dan mendorong semangat orang lain.
6. BERTANGGUNG JAWAB
Orang yang bertanggung jawab akan melaksanakan kewajibannya dengan bersungguh-sungguh. Kalau melakukan kesalahan, dia berani mengakuinya. Ketika mengalami kegagalan, dia tidak akan merasa kecewa dan sakithati, bahkan dia tidak akan menyalahkan siapapun. Dia menyedari bahawa dirinya sendirilah yang bertanggung jawab atas apapun yang dialami dan dirasakannya.
7. PERCAYA DIRI
Rasa percaya diri memungkinkan seseorang menerima dirinya sebagaimana adanya, menghargai dirinya dan menghargai orang lain. Orang yang percaya diri mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi yang baru. Dia tahu apa yang harus dilakukannya dan melakukannya dengan baik.
8. BERJIWA BESAR
Kebesaran jiwa dapat dilihat dari kemampuan seseorang memaafkan orang lain. Orang yang berjiwa besar tidak membiarkan dirinya dikuasai oleh rasa benci dan permusuhan. Ketika menghadapi masa-masa sukar dia tetaptabah, tidak membiarkan dirinya hanyut dalam kesedihan yang berpanjangan.
9. EASY GOING
Orang yang Easy Going menganggap hidup ini ringan. Dia tidak suka membesar-besarkan masalah kecil, bahkan berusaha mengecilkan masalah-masalah besar. Dia tidak suka mengungkit masa lalu dan tidak takut dengan masa depan. Dia tidak ingin memikirkan masalah-masalah yang berada di luar kawalannya.
10. SIMPATI
Simpati adalah sifat yang sangat mengagumkan. Orang yang bersimpati bukan saja pendengar yang baik, tapi juga boleh menempatkan diri pada posisi orang lain. Ketika terjadi konflik, dia selalu mencari jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak tidak suka memaksakan pendapatdan kehendaknya sendiri. Dia selalu berusaha memahami dan mengerti orang lain.

0 Comments:

Post a Comment

Links to this post:

Create a Link

<< Home


Tips, educate child, teenagers, adults in daily lifestyles.



My blog is worth $0.00.
How much is your blog worth?


HACKER SAFE certified sites prevent over 99.9% of hacker crime.
 
..:: LARANGAN BERSEMBAHYANG DALAM KEADAAN MABUK DAN JUNUB ::..
"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu hampiri sembahyang (mengerjakannya) sedang kamu dalam keadaan mabuk, hingga kamu sedar dan mengetahui akan apa yang kamu katakan dan janganlah pula (hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan Junub (berhadas besar) kecuali kamu hendak melintas sahaja hingga kamu mandi bersuci dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau salah seorang di antara kamu datang dari tempat buang air atau kamu bersentuh dengan perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air (untuk mandi atau berwuduk), maka hendaklah kamu bertayamum dengan tanah (debu) yang suci, iaitu sapukanlah ke muka kamu dan kedua tangan kamu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf, lagi Maha Pengampun."[Maksud Firman Allah Taala Surah An-Nisa' :43]